3. Formulir
Secarik kertas yang memiliki ruang untuk diisi.
Catatan Akuntansi yang digunakan
Buku Besar Piutang Dagang
No. Pelanggan
|
Nama Pelanggan
|
Debit
|
Kredit
|
Saldo
|
23456
|
Smith
|
Rp 35.000,-
|
Rp 20.000,-
|
Rp 15.000,-
|
Buku Besar Harga Penjualan
No. Akun
|
Debit
|
Kredit
|
5734
|
Rp 20.000,-
|
Buku Besar Harga Pokok Penjualan
No. Akun
|
Kredit
| ||||||||
4375
|
Rp 35.000,-
| ||||||||
LAPORAN PERUBAHAN MODAL
| |||||||||
Modal Awal
|
Rp61,742,000.00
| ||||||||
Laba
|
Rp22,223,000.00
|
+
| |||||||
Rp83,965,000.00
| |||||||||
Pengambilan Prive
|
Rp1,500,000.00
|
-
| |||||||
Modal Akhir
|
Rp82,465,000.00
| ||||||||
NERACA
| |||||||||
kas
|
Rp8,750,000.00
|
Hutang Dagang
|
Rp7,500,000.00
| ||||||
Piutang
|
Rp7,150,000.00
|
Hutang Gaji
|
Rp650,000.00
| ||||||
Persediaan Barang Dagang Akhir
|
Rp8,650,000.00
| ||||||||
Perlengkapan Toko
|
Rp450,000.00
| ||||||||
Perlengkapan Kantor
|
Rp165,000.00
| ||||||||
Asuransi Dibayar Dimuka
|
Rp2,450,000.00
|
Modal Akhir
|
Rp19,305,000.00
|
+
| |||||
Iklan Dibayar Dimuka
|
Rp850,000.00
| ||||||||
Tanah
|
Rp20,000,000.00
|
+
| |||||||
Rp48,465,000.00
| |||||||||
Gedung
|
Rp30,000,000.00
| ||||||||
Akum.Peny.Peralatan Kantor
|
Rp3,500,000.00
| ||||||||
Akum.Peny.Gedung
|
Rp3,000,000.00
| ||||||||
Peralatan Kantor
|
Rp2,490,000.00
|
-
| |||||||
Rp21,010,000.00
|
-
| ||||||||
Rp27,455,000.00
|
Rp27,455,000.00
| ||||||||
JURNAL PENYESUAIAN
| ||||
No
|
Perkiraan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
1
|
Persediaan Barang Dagang (Akhir)
|
Rp8,650.000
| ||
Ikhtisar Rugi / Laba
|
Rp8,650.000
| |||
Ikhtisar Rugi / Laba
|
Rp9,750.000
| |||
Persediaan Barang Dagang (Awal)
|
Rp9,750.000
| |||
2
|
Beban Perlengkapan Toko
|
Rp1,075.000
| ||
Perlengkapan Toko
|
Rp1,075.000
| |||
3
|
Beban Perlengkapan Kantor
|
Rp900.000
| ||
Perlengkapan Kantor
|
Rp900.000
| |||
4
|
Beban Umum Serba-serbi
|
Rp250.000
| ||
Pengambilan Prive
|
Rp250.000
| |||
5
|
Beban Penyusutan Gedung
|
Rp3,000.000
| ||
Akumulasi Penyusutan Gedung
|
Rp3,000.000
| |||
6
|
Beban Penyusutan Peralatan Kantor
|
Rp2,500.000
| ||
Akum. Penyusutan Peralatan Kantor
|
Rp2,500.000
| |||
7
|
Asuransi Dibayar Dimuka
|
Rp2,450.000
| ||
Beban Asuransi
|
Rp2,450.000
| |||
8
|
Beban Iklan
|
Rp350.000
| ||
Iklan Dibayar Dimuka
|
Rp350.000
| |||
9
|
Beban Gaji Bagian Penjualan
|
Rp450.000
| ||
Beban Gaji Bagian Kantor
|
Rp200.000
| |||
Utang Gaji
|
Rp650.000
| |||
10
|
Bunga yang masih harus Dibayar
|
Rp45.000
| ||
Pendapatan Bunga
|
Rp45.000
| |||
Rp29,620.000
|
Rp29,620.000
| |||
Neraca Saldo
No
|
Nama Akun
|
Debet
|
Kredit
|
1
|
Kas
|
Rp.20.000.000
| |
Perlengkapan
|
Rp.4.000.000
| ||
Peralatan
|
Rp.1.200.000
| ||
Utang
|
Rp.60.000.000
| ||
Piutang Dagang
|
Rp.50.000.000
| ||
Pendapatan Jasa
|
Rp.90.000.000
| ||
Pendapatan Komisi
|
Rp.8.200.000
| ||
Modal
|
Rp.180.000.000
| ||
B.Listrik
|
Rp.60.000.000
| ||
B. Air
|
Rp.70.000.000
| ||
B. Pajak
|
Rp.80.000.000
| ||
B.Lain-lain
|
Rp.50.000.000
| ||
B.Iklan
|
Rp.80.000.000
| ||
Utang Bank
|
Rp.77.000.000
| ||
Jumlah
|
Rp.41.520.000
|
Rp.41.520.000
|
Jaringan prosedur yang membentuk sistem
· Prosedur permintaan pembelian: sebuah keterangan yang berisi tentang sistem mengajukan permintaan pembelian, yang tertulis didalam suatu formulir yang berfungsi sebagai surat permintaan pembelian
· Prosedur permintaan penawaran harga dan pemilihan pemasok: sebuah keterangan yang berisi tentang sistem mengajukan permintaan penawaran harga,pemilihan pemasok, yang tertulis didalam suatu formulir yang berfungsi sebagai surat permintaan penawaran dan berbagai syarat pembelian lainnya.
· Prosedur order pembelian: sebuah keterangan yang berisi tentang sistem prosedur order pembelian, yang tertulis didalam suatu formulir yang berfungsi sebagai surat prosedur order pembelian yang dikeluarkan perusahaan.
· Prosedur penerimaan barang: Fungsi penerimaan melakukan pemeriksaan mengenai jenis, kuantitas, dan mutu barang yang diterima lalu membuat laporan penerimaan barang.
· Prosedur pencatatan utang: Fungsi akuntansi memeriksa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pembelian dan faktur dari pemasok dan mengarsip dokumen dan mencatatnya sebagai utang.
· Prosedur distribusi pembelian: Meliputi distibusi rekening yang didebit dari transaksi pembelian untuk kepentingan pembuatan laporan manajemen.
Unsur sistem pengendalian itern
1. Struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas
Pada perusahaan Maju makmur menerapkan struktur organisasi, yang terdiri atas :
*Koordinator Personalia
* Koordinator Keuangan
* Koordinator Lapangan
* Koordinator Opersional
Semua struktur organisasi diatas membantu meringankan beban dari seorang direktur dalam menjalankan tugasnya, setiap koordinator mempunyai sebuah bawahan yaitu asisten koordinator semuanya berjumlah 1 asisten, kecuali untuk koordinator yang mempunyai dua buah asisten yaitu Pengadaan Peralatan dan pengiriman
2. Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, utang , pendapatan dan biaya
Dalam menjalankan perusahaan maju makmur agar bisa berjalan dengan baik, perusahaan maju makmur menerapkan sistem wewenang garis (wewenang seorang atasan untuk memerintahkan bawahannya secara langsung sesuai dengan tugasnya masing-masing) dan juga Staf ( suatu sistem wewenang rekomendasi / usulan dari bawahan untuk memberikan masukan kepada atasannya) , kedua sistem wewenang tersebut dipakai sesuai dengan kondisi yang sedang terjadi kalau kondisi perusahaan sedang baik menggunakan sistem wewenang garis, sedangkan kalau perusahaan sedang mengalami masa kritis maka menggunakan sistem wewenang Staf.
3. Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi
Perusahaan maju makmur sangat menjujung tinggi nilai kejujuran , dan praktik yang sehat dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan direktur kepada koordinator, asisten koordinator maupun karyawan, serta menjalankan setiap fungsinya dengn sebaik-baiknya, jika salah satu saja baik itu karyawan, asisten koordinator, koordinator, melakukan sebuah kesalahan saat kerja, melakukan perbuatan tidak jujur seperti mencuri dan lainnya, serta berurusan dengan hukum makam pihak perusaahaan akan memberikan peringatan, hukuman, bahkan dikeluarkan / diperhentikan dari perusahaan tergantung kesalahan yang diperbuat.
4. Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya
Perusahaan maju makmur sangat menjujung tinggi nilai kepuasan pelanggan , dengan cara praktik yang sehat dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan direktur kepada koordinator, asisten koordinator maupun karyawan, serta menjalankan setiap fungsinya dengan sebaik-baiknya, maka untuk itu perusahaan maju makmur melakukan sebuah seleksi yang cukup ketat yang bertujuan untuk mencari sebuah karyawan yang mutunya sesuai dengan harapan perusahaan.
Bagan alir dokumen
a) Perancangan Database
Desain input
desain output
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Perusahaan Maju Makmur menjalankan beberapa fungsi yang berkaitan dengan sistem informasi akuntansi yang seluruhnya memiliki hubungan satu sama lain. Adapun fungsi tersebut adalah:
a. Fungsi kepegawaian
b. Fungsi koordinator operasional
c. Fungsi administrasi dan umum
d. Fungsi akuntansi
e. Fungsi Keuangan
2. Sistem informasi akuntansi berkenaan dengan prosedur pengupahan dan penggajian di Perusahaan Maju Makmur sudah berjalan secara efektif dilihat dari tindakan kecurangan yang tidak pernah terjadi di perusahaan tersebut.
3. Alat pendokumentasian yang digunakan oleh Perusahaan Maju Makmur adalah diagram arus data (Data Flow Diagram-DFD).
B. Saran
1. Bagi Perusahaan Maju Makmur agar terus mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi pengendalian dan pengelolaan terhadap prosedur pengupahan dan penggajian.
2. Untuk kedepannya, semoga perusahaan ini lebih baik dan menambah pengendalian internal ridak hanya pada prosedur pengupahan dan penggajian saja, namun dapat diterapkan pada siklus kas keluar, kas masuk dan lain sebagainya yang dapat menunjang pencapaian tujuan perusahaan.

Komentar
Posting Komentar